KENAPA MEMILIH STATISTIKA?
Setelah lulus dari SMA tentunya setiap murid menginginkan untuk
melanjutkan sekolahnya ke jenjang perguruan tinggi. Untuk memilih jurusan yang
akan diikuti di perguruan tinggi itu tentunya tidak mudah. Diperlukan banyak
pertimbangan untuk memilih jurusan yang sesuai dengan siswa itu sendiri. Beberapa
hal yang semestinya harus dilakukan
siswa sebelum memilih jurusan apa yang akan diambilnya di perguruan tinggi
antara lain: mencari informasi secara
detail tentang jurusan yang diminati, mulai dari ilmunya, mata kuliahnya,
praktek lapangan, dosen, universitasnya, komunitas sosialnya, kegiatan
kampusnya, biaya, alternative profesi kerja, kualitas alumninya, dan
sebagainya. Yang terpentig yang harus dilakukan dalam memilih jurusan adalah
kita harus menyesuaikan cita-cita serta bakat dan minat kita dengan jurusan
yang akan kita pilih. Jangan sampai bakat dan minat kita bertolak belakang
dengan jurusan yang kita pilih. Karena jika kita memilih jurusan sesuai dengan
kemampuan dan minat kita, maka kita akan mampu bertahan dalam menghadapi kesulitan-kesulitan selama kuliah, namun jika
kita tidak memiliki kemampuan dan minat dalam jurusan yang dipilih, maka itu bisa
mempengaruhi motivasi belajar.
Tetapi kebanyakan siswa SMA hanya
mempertimbangkan cita-cita mereka sebagai dasar untuk menentukan pilihan
jurusan di perguruan tinggi tanpa memikirkan minat dan bakat mereka. Hal inilah
yang nantinya menyebabkan mereka kesulitan dalam memahami dan mengikuti
rangkaian pembelajaran di bangku kuliah. Dalam hal ini saya akan membahas
mengenai jurusan statistika.
Salah satu jurusan di perguruan tinggi
itu ada yang namanya statistika. Sesuai dengan namanya jurusan ini merupakan
jurusan yang berhubungan dengan hitung-menghitung. Statistika merupakan ilmu
tentang pengolahan data dan analisis suatu data hingga penarikan kesimpulan
dari data tersebut. Sedangkan hasil pengolahan dan analisis dari data tersebut
dinamakan statistik. Jadi, jika kita ingin masuk ke jurusan ini pastikan jika
kita menyukai dan memang berminat dengan pelajaran matematika atau
hitung-hitungan. Jangan sampai kita memilih jurusan ini, jika kita membenci
pelajaran matematika. Karena jurusan ini tidak bisa dipisahkan dari pelajaran
matematika.
Jurusan statistika tidak bisa
ditemukan disetiap perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Melainkan hanya
beberapa dari sekian banyak universitas yang menyediakan jurusan statistiaka.
Tapi bukan berarti bahwa jurusan ini tidak diminati. Prospek kerja yang
ditawarkan oleh jurusan ini juga sangat banyak, diantanranya konsultan riset,
quality assurance, research & development, analisis data, bank pemerintah
dan swasta, market research, Badan Pusat Statistik, pemerintah daerah, industri.
Karena lowongan pekerjaan yang luas ini, tidak ada salahnya jika kita memilih
statistika sebagai jurusan yang akan kita pilih di perguruan tinggi.
Pekerjaan yang dilakukan seseorang
yang berhubungan dengan pengolahan data disebut dengan statistisi. Apa itu
statistisi? Mungkin itu yang ada dibenak kita. Statistisi adalah orang yang
bekerja dengan statistik teoritis maupun terapan, baik di sektor swasta ataupun
pemerintah. Inti dari pekerjaan seorang statistisi adalah untuk mengukur,
menginterpretasikan dan menjelaskan aktivitas manusia, barang, dan berbagai
fenomena sehingga diketahui polanya dan bisa dibuat prediksinya di masa yang
akan datang. Seorang statistisi bisa masuk ke berbagai sektor pekerjaan, antara
lain pemerintahan, industri, riset, marketing, ekonomi, finansial, komputasi,
dan lain-lain.
Prospek kerja seorang
statistisi terus berkembang, seiring semakin meningkatnya jumlah pekerjaan yang
membutuhkan kualifikasi sebagai seorang statistisi antara lain kemampuan
menganalisis data dan memprediksinya. Saat ini tenaga-tenaga ahli di bidang
statistik banyak dicari oleh perusahaan-perusahaan besar, dan tentu saja
menawarkan penghasilan yang besar. Selain bekerja di perusahaan besar, saat ini
juga berkembang kewirausahaan di bidang statistik, yang disebut sebagai
“statpreneur”. Statpreneur merupakan lembaga yang menyediakan jasa statistik,
misal perancangan survey, marketing research, analisis data, pengolahan data,
dan lain-lain.
Bersamaan dengan berkembangnya teknologi
yang semakin canggih, sangat dimungkinkan untuk menghimpun, menyimpan,
mengolah, dan menganalisis informasi untuk menghasilkan suatu keputusan, maka
statistika merupakan ilmu yang semakin berperan nyata. Peranan dalam kehidupan
makin melebar ke berbagai bidang kehidupan dan berbagai jenjang perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi. Tidak hanya angka dan kata saja yang diolah
tapi juga semua gejala, nuansa, dan perilaku dinyatakan ukurannya dan dipolakan
ketidakpastiannya.
Peranan
statistika makin lama semakin bertambah penting dan pemakaiannya semakin meluas
dalam berbagai bidang kehidupan, antara lain: industri, asuransi, perbankan,
bisnis, lingkungan, kesehatan, pertanian, dan rekayasa.
Statistika banyak
diterapkan dalam berbagai disiplin ilmu, baik ilmu-ilmu alam (misalnya
astronomi dan biologi maupun ilmu-ilmu sosial (termasuk sosiologi dan psikologi),
maupun di bidang bisnis, ekonomi, dan industri). Statistika juga digunakan
dalam pemerintahan untuk berbagai macam tujuan; sensus penduduk merupakan salah
satu prosedur yang paling dikenal. Aplikasi statistika lainnya yang sekarang
popular adalah prosedur jajak pendapat atau polling (misalnya dilakukan sebelum
pemilihan umum), serta jajak cepat (perhitungan cepat hasil pemilu) atau quick
count. Di bidang komputasi, statistika dapat pula diterapkan dalam pengenalan
pola maupun kecerdasan buatan.
Statistika
adalah suatu seni untuk membuat inferensi dan mengambil kesimpulan berdasarkan
pada data yang tidak sempurna. Nilai-nilai dari data seringkali tidak sempurna,
walaupun data itu sangat bermanfaat tapi tidak dapat menceritakan semua hal.
Metode statistika dapat digunakan dalam seluruh bagian studi, mulai dari
tahapan awal sampai dengan akhir penelitian. Sebagai contoh, data dapat
diperoleh dengan berbagai cara, mulai dari percobaan di laboratorium sampai
dengan masalah survey opini publik. Dalam setiap studi, sebelum data
dikumpulkan, maka rancangan studi harus dibentuk secara statistika, sehingga
hasil analisisnya memberikan informasi sebanyak mungkin. Akhirnya, suatu
pelaporan mengenai data harus dipersiapkan. Grafik, plot, maupun diagram sangat
berguna dalam penyusunan laporan akhir ketika hasil-hasil utama penelitian
harus dikomunikasikan kepada orang lain.
Ketidaksempurnaan
data dapat muncul dalam berbagai situasi. Penyebab utamanya adalah adanya
kekeliruan atau galat pengukuran. Mengukur tinggi badan seorang individu
mungkin merupakan persoalan yang mudah. Tetapi dalam banyak aspek melakukan
pengukuran untuk objek yang diteliti adalah sulit dilakukan. Sebagai contoh,
misalnya dalam penelitian sosial, untuk mengukur tingkat kesejahteraan rakyat
bukan merupakan pekerjaan yang mudah. Apabila yang dijadikan kriteria untuk
mengukur tingkat kesejahteraan adalah penghasilan yang diperoleh individu
tersebut setiap tahunnya, maka seringkali ukuran ini memberikan galat
pengukuran yang tinggi yang disebabkan oleh ketidakjujuran responden dalam
menjawab pertanyaan. Hal-hal lain yang menyebabkan data itu tidak sempurna
adalah ketersediaan data, ketersediaan biaya dan waktu untuk pengumpulan data.
Dalam
kehidupan sehari-hari statistika memiliki berbagai macam peranan diantaranya,
peranan dalam bidang pendidikan (Mengetahui Rata-Rata Nilai), peranan dalam
bidang penelitian (Memperoleh kesimpulan sebagai hasil penelitian), peranan
pemerintahan (Keperluan sensus penduduk, menghitung keuangan negara, mendata
jumlah propinsi beserta perangkat pemerintahan, mendata sumber daya alam,
mengklasifikasikan daerah, mendata jumlah sekolah). Statistika juga digunakan
dalam menenentukan komposisi penduduk, dimana dasar untuk menyusun komposisi
penduduk yang umum digunakan adalah umur, jenis kelamin, mata pencaharian, dan
tempat tinggal.
Manfaat statistika lainnya juga tanpa disadari
sangat berperan penting dalam kehidupan sehari-hari sangat beragam, sebagai
contoh sederhana: Bagi ibu-ibu rumah tangga mungkin tanpa disadari mereka telah
menerapkan statiska, dalam membelanjakan uang untuk kebutuhan keluarganya
sering melakukan perhitungan untung rugi, berapa jumlah uang yang harus
dikeluarkan setiap bulannya untuk uang belanja, listrik, dll. Sebagai
mahasiswa, selain statistika dipelajari secara formal sebenarnya kita sudah
menggunakannya dalam perhitungan Indeks prestasi. Dalam dunia bisnis, para
pemain saham atau pengusaha sering menerapkan statistika untuk memperoleh
keuntungan, seperti peluang untuk menanamkan saham. Sedangkan dalam bidang
industri, statistika sering digunakan untuk menentukan keputusan, contohnya
berapa jumlah produk yang harus diproduksi dalam sehari berdasarkan data
historis perusahaan, apakah perlu melakukan pengembangan produk atau menambah
varian produk, perlu tidaknya memperluas cabang produksi, dll.
Jadi,
dari sekian banyak penjelasan mengenai jurusan statistika, tidak ada salahnya
kita memilih statistika sebagai jurusan yang akan kita pilih di perguruan
tinggi. Melihat dari prospek kerja yang luas serta manfaat yang akan kita
dapatkan jika kita mendalami ilmu statistika ini.

0 komentar:
Posting Komentar